Slondok [alternatif camilan berbahan dasar singkong]


Slondok, sebuah kata yang sepertinya belum terserap sebagai bentuk baku dalam bahasa Indonesia. Jadi saya masih menggunakan kata ini untuk merujuk pada sebuah makanan ringan/camilan berbentuk cincin berdiameter 1 cm – 4 cm yang berbahan dasar singkong/ketela pohon. Warna aslinya agak kekuning-kuningan karena matang oleh minyak panas. Rasanya gurih, namun terkadang ada juga yang telah dimodifikasi sehingga berasa macam-macam, mulai dari keju, pedas, dan lain-lain.

Slondok

Slondok

Di daerah Kebumen dan sekitarnya sering kita jumpai juga benda dengan spesifikasi mirip slondok ini, namun di sana -setahu saya- seringnya disebut lanting. Menurut penuturan beberapa orang, beda slondok dengan lanting adalah pada proses pembuatannya. Slondok dibuat dari singkong yang terlebih dahulu dijadikan “gethuk” sedangkan lanting singkongnya diparut -CMIIW-. Lanting bentuknya mirip dengan slondok, namun ada juga yang berbentuk angka delapan, selain itu warnanya ada yang putih dan merah sedangkan slondok aslinya berwarna kekuning-kuningan.

Bumbu-bumbu slondok juga sederhana, ketumbar, bawang yang banyak, garam, yang lainnya saya  kurang tahu..😛. Setelah dibentuk, digoreng dalam minyak goreng yang banyak dan panas. Saat ini harga slondok relatif murah, kemarin beli 4 kg, per kg-nya dihargai Rp10.000, dapat seplastik besar seukuran kantung gandum. Sebenarnya kalau mau mengemas ke dalam wadah yang lebih menarik harganya bisa dinaikkan lho, mengingat rasanya yang aduhaiii😀

Slondok, meningkatkan rasa haus, jadi jangan coba-coba memakannya jika sedang tidak dekat dengan sumber air minum😛 karena akan seret.. heheheheheeee… Biasanya jadi teman nonton tipi ataupun teman ngobrol.

Pos ini dipublikasikan di Kuliner dan tag , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Slondok [alternatif camilan berbahan dasar singkong]

  1. rime berkata:

    tulisannya puanjang, saya jawab pertanyaan judulnya ajah

    wah, ternyata ada banyak camilan terbuat dari singkong ya…

    ***

    komen benerannya: (karena saya ga suka kalau orang ngomen ga baca tulisan :p)

    setau saya lanting itu terbuat dari tepung singkong, bukan singkong yang diparut. CMIIW😀

    • m.ngafifi berkata:

      aduh-aduh, berasa jadi junker saya😦
      tapi saya tertarik bener buat njawab pertanyaan di judul postnya, yang langsung keinget, ya jawaban itu🙂, pas baca uraiannya kok jauh bener dari judulnya…. maafkan

      * tepung singkong ya dibilangnya, tapi bukan tapioka kan yak.. siiippp
      ** terimakasih kunjungannya di blogger amatiran heheheee..

  2. xxx berkata:

    Kalo ditempat saya slondok itu bukan dimakan. Masa besi dimakan, cuman alat buat bantu makan sesuatu saja. CMIIW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s