Hujan, Masa Lalu, dan Pengharapan


Saya pernah membaca suatu artikel hasil penelitian yang isinya tentang resonansi yang dihasilkan oleh hujan yang membawa memori masa lalu. Entah benar atau tidak, tapi suasana hujan ini membuat saya berpikir atau lebih tepatnya mengingat ber-waktu-waktu yang lalu. Selalu menyenangkan mengingat masa lalu, tentang cita-cita, tentang apa yang kita inginkan saat tumbuh menjadi se’besar’ kakak, orang tua, saudara kita. Sepertinya saat itu kita sangat sadar kita akan menjadi sebesar mereka.

Tumbuh, memang merupakan salah satu ciri dari makhluk hidup. Tak terkecuali manusia, tidak hanya tumbuh ke atas dan ke samping tapi juga pertumbuhan akal, logika dan perasaan. Menjadi dewasa, itu kata-kata yang sering digunakan untuk menggambarkannya. Beradaptasi, ciri lain dari suatu makhluk hidup, menggunakan pengalaman dan apa yang telah dipelajarinya untuk menjadikan sesutu lebih baik. Membuat suasana menjadi senyaman apa yang dapat kita toleransi. Masa lalu untuk masa depan.

Menjadi lebih dewasa lagi, itu yang selalu kita inginkan. Menjadi dewasa tanpa kehilangan bagaimana merasakan kebahagiaan bagai seorang anak kecil.
2010-12-18
Note ga jelas pengantar tidur. Menulis dan mengeluarkan ide itu ternyata sulit.

Pos ini dipublikasikan di Personal. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s