Kacamata Renang


Sudah lama saya suka berenang, dulu ketika kecil semasa masih di Cempan kalau nggak renang di kali Batang saya suka berenang bareng ikan (adanya kolam ikan sih :-D) . Renang dengan gaya ngubek-ubek lendhut -red: lumpur- sampai kadang dimarahin sama yang punya kolam. Untung yang punya kolam pakdhe sendiri.. hihihiiii.

Tapi baru-baru ini sajalah saya bisa berenang dengan gaya (baru bisa gaya kodok -atau katak ya disebutnya- sama gaya bebas). Itupun berkat ajakan dan ajaran teman. Ternyata renang dengan teknik yang benar malah tidak menguras tenaga dan lebih menyenangkan. Sejak saat itu saya putuskan hobi saya adalah berenang😛

Sekarang beralih pada kisah kacamata renang. Sebelumnya saya tidak pernah berenang  menggunakan kacamata, hanya dengan mata telanjang, walhasil setelah renang agak lama di kolam berkaporit mata saya serasa susah untuk melihat, pandangan blawur-blawur tidak jelas. Pertamanya saya pikir saya akan buta -hihihiihiihii, ndeso!- tapi setelah semalaman tidur, paginya alhamdulillah sudah normal kembali. Sejak saat itu saya berenang menggunakan kacamata (nyewa, sekali sewa 3000). Setelah dipikir-pikir mending beli aja lah, lagian kan sudah saya anggap hobi saya sendiri🙂. Apa sih yang nggak buat hobi?

Akhirnya saya beli juga itu kacamata renang, walaupun KW2 sih. Saya pakai ke mana saja itu kacamata -kalau pas renang-. Dan terakhir saya pakai adalah ketika berenang di kolam renang Mendut, Magelang. Tanpa sengaja terlepaslah kacamata itu ketika saya sedang terjun dari papan penerjunan dan kedalaman kolam renangnya 3 meter. Relakan relakan relakan..😦

Sejak kejadian tersebut saya belum beli kacamata lagi, kalau mau renang biasanya saya milih sewa saja. Tapi tadi, berhubung nambalin ban motor dan di dekat situ ada toko olahraga dan di dompet masih ada uang sisa, iseng saya nanya kacamata renang. Akhirnya saya beli deh, walau masih KW2 juga sih😀.

Ini penampakannya, semoga nggak hilang lagi dahh…..

Setelah terjadi kesepakatan, yang saya heran masak mas-mas yang jualnya nanya gini: “nggak sekalian pakaian renangnya mas?” dan saya jawab: “kan kalau renang nggak pakai pakaian bang?” hihihii…. masnya njawab lagi sambil berpikir: “iya juga ya? maksudnya celana renang mas”, saya sambil sedikit malu: “udah punya kok bang (sambil ngacir)”. Celana khusus buat renang sih saya belum punya sebenarnya, tapi kalau renang saya pasti pakai celana kok, suwer dah..

Pos ini dipublikasikan di Personal dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kacamata Renang

  1. Ping balik: berenang tanpa kacamata - Swimming Tips

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s