Megamind 3D [cartoon]


Megamind 3D… Baca itu!, ada kata-kata 3D (baca: tri di). Tak banyak film yang saya tonton dengan embel-embel 3D. Setelah Avatar 3D (bercerita tentang makhluk biru berbintik-bintik), sepertinya ini adalah film kedua yang saya tonton di bioskop dengan embel-embel 3D. Dan saya baru sadar ternyata ketika film 3D diputar dan kita tidak memakai kacamata khusus 3D maka gambarnya akan berpendar–kabur-tidak jelas-tumpuk-menumpuk- *apa ya kata yang sesuai?*.

Kembali ke film Megamind 3D, ini adalah film kartun saudara-saudara, dan tidak sama dengan Megaman😛. Film produksi DreamWorks Animation  ini diperankan atau lebih cocoknya dibilang di-dubbing-i oleh Will Ferrell (Megamind), Tina Fey, Justin Long, (Hall/Titan) Jonah Hill, David Cross, Brad Pitt (Metro Man). Dibuka dengan jatuhnya dua benda luar angkasa yang ternyata berisi bayi-bayi super. Yang pertama jatuh dan diadopsi oleh keluarga kaya dan mendapat segalanya (Metro Man), dan yang kedua jatuh dipenjara dan diadopsi oleh para narapidana (Megamind). Keduanya pertama kali bertemu pada sekolah dasar untuk anak-anak yang memiliki kelebihan khusus. Metro Man yang selalu menjadi yang baik dan Megamind yang selalu menjadi yang jahat dan merasa selalu dipilih terakhir. Dan pada akhirnya memutuskan untuk *profesional* menjadi yang jahat.

Penjahat super Megamind, seperti cerita-cerita pahlawan kartun sebelum-sebelumnya (sepertinya mengadopsi konsep film superhero ’Superman’), tidak pernah menang melawan lawannya yang ’baik’ Metro Man. Namun pada percobaan terakhirnya, akhirnya dapatlah dia membunuh Metro Man. Namun pada akhirnya dia sendiri bosan walau telah menguasai kota Metro karena tidak lagi ada lawan yang akan berusaha menghentiakannya. Dengan kejeniusannya akhirnya diciptakanlah Titan yang menggunakan DNA Metro Man, yang diharapkannya menjadi pahlawan baru dan akan menjadi lawannya. Bukannya terwujud keinginannya, ternyata Titan sendiri malah ingin menjadi penjahat juga.

Karena cintanya terhadap sang cewek –yang saya lupa namanya– dan karena memang pada dasarnya Megamind tidak ada niatan untuk menjadi jahat kecuali sebagai pengimbang dari adanya si baik. Dibantu oleh ikan kembung teman semenjak Megamind bayi, akhirnya terselamatkanlah Metro City. Dan sang penjahat berubah menjadi pahlawan. Kata-kata terakhir ketika sang cewek memeluk Megamind dan ketika warga hendak mendekat untuk memberikan selamat kepada Megamind: “He is still not used to positive feedback” lol😀

Moral cerita: -pertama, wanita adalah makhluk yang lemah lembut, namun dibalik kelemah lembutannya tersebut dia memiliki kekuatan untuk merubah seorang pria–. –kedua, ajarilah anak Anda kebaikan sedari kecil–. –ketiga, tidak semua film superhero vs supervillain, harus seperti kisahnya ’Superman’–. -keempat, terkadang pahlawan juga ingin pensiun dan menikmati hidup–.

Nilai: 7,5 dari 10 jika Anda menonton yang versi 3Dnya, lebih menyenangkan jika Anda menonton dengan anak Anda.

Pos ini dipublikasikan di Film dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s