Kendi dan Kesegaran Air Minum [Tanpa Freon]


Gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk kemudian dibakar untuk kemudian dijadikan alat-alat yang berguna bagi kehidupan manusia. Kendi adalah salah satu dari bermacam-macam jenis gerabah.
Kendi adalah tempat air seperti teko yang terbuat dari tanah liat. Kendi memiliki 2 macam jenis yaitu polos dan bercorak. Kendi biasanya dimanfaatkan untuk minum dan upacara adat Jawa. Warna kendi biasanya kecoklatan.

Kendi yang saya maksud di sini adalah kendi yang terbuat dari tanah liat murni dengan proses pembakaran saja tanpa menggunakan glazuur/bahan tambahan. Dengan demikian molekul yang ada pada kendi itu tidak tertutup rapat. Keistimewaan dari kendi yang tidak diberi glazuur adalah oksigen dapat masuk kedalam air melalui pori-porinya (prinsip kapilaritas). Seperti kita ketahui oksigen adalah zat utama untuk kelangsungan kehidupan.

Hubungan air dengan kesehatan

Air terutama berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh dan peredaran darah serta masih banyak lagi kegunaannya air dalam tubuh.

Kapan dan berapa banyak air yang harus diminum?

Pada waktu pagi hari setelah bangun tidur adalah waktu yang tepat untuk minum air kendi yang sudah diembunkan semalam. Disamping air menjadi sehat, air itu mengandung oksigen *sama tidak ya dengan air heksagonal*. Air kendi yang kita minum pagi-pagi baik sekali sebagai pencuci perut termasuk lambung dan usus dua belas jari. Apabila usus bersih maka dinding usus dapat lebih sempurna menyerap zat-zat makanan. Akibatnya pertumbuhan sel darah akan lebih baik dan tubuh tetap sehat.

Air kendi sebagai obat

Tekanan darah tinggi, nyeri-nyeri pada otot dan tulang, sering masuk angin, sukar buang air besar, kulit mengering an keriput, nafas berbau asam lambung berlebihan(sakit maag), perut buncit, gangguan pada pankreas, gangguan pada hati, susah buang air kecil (anyang-anyangan) penyakit ginjal dan pengilhatan kurang.

Cara minum air kendi untuk penyembuhan

Pada waktu anda bangun dari tidur dan sebelum melakukan aktivitas lainnya, minumlah air kendi sebanyak 6 gelas kecil (200 ml/gelas). Bagi yang belum terbiasa dapat dimulai dengan minum 2 gelas saja sampai nanti terbiasa dan dapat minum 6 gelas sekaligus. Lakukan ini 10 hari dan Anda akan merasakan khasiatnya yaitu badan terasa semakin sehat dan enteng.

Bagi yang biasa berolahraga, minumlah 3 gelas sebelum olahraga dan 3 gelas setelah plahraga. Pada beberapa hari pertama sering timbul gejala mau muntah atau berulang kali ke belakang. Hal ini dapat diatasi dengan setelah berlangsung 6-7 hari. Seseorang yang sehat memerlukan 8 gelas (2 liter) air dalam sehari.

Usahakan agar jangan minum air ketika sedang makan karena hal tersebut akan mengganggu pencernaan.

Saran terakhir, pada waktu mengembunkan kendi berisi air, usahakan agar kendi bebas dibawah langit terbuka tanpa dihalangi sesuatu. Untuk menjaga kebersihan isi dalam kendi, mulut kendi dapat ditutup dengan menggunakan kain bersih (kalau yang ini belum saya lakukan, saya masih menaruh kendi dalam ruangan).

Beberapa kesan saya setelah memakai kendi sebagai alat penampungan air minum saya adalah, rasanya lebih natural, segar, dan dinginnya tidak sedingin es. Nostalgia masa kecil, dulu di rumah, untuk minum dibiasakan minum air putih (dalam kendi) *karena gula termasuk mahal waktu itu*.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Personal, Picture dan tag , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Kendi dan Kesegaran Air Minum [Tanpa Freon]

  1. bundamahes berkata:

    PERTAMAX!!!
    lah kalo di Jakarta ngembunin kendi di atap rumah dapetnya malah aer campur polutan :)

    • Arya berkata:

      numpang tanya lagi:

      Biasanya saat kendi baru beli, bau tanah masih melekat, sehingga jika diisi air saat diminum terasa kurang enak. yang ingin saya tanyakan, bagaimana menghilangkan bau tanah dari kendi tersebut sehingga air terasa enak dan segar?

      Saya pernah mencoba dengan memasukkan bubuk kopi semaleman, namun tidak hilang juga. Lalu pernah memakai cara dengan memasak air mentah langsung di dalam kendi hingga mendidih sekitar 3x berturut-turut, namun tidak hilang juga.

      Nah, sebagai pemilik kendi, apa yang harus kita lakukan agar kendi kita (baik yang baru maupun yang lama/jarang digunakan) bisa tetap diisi air semalaman dan diembunkan, namun tidak berbau tanah.

      Terima kasih.

    • m.ngafifi berkata:

      terimakasih kunjungannya
      agar kendi tidak terlalu bau tanah yap, berdasar pengalaman saya, bau tanah itu disebabkan karena tanah yg rontok dan kurang padat, bisa diatasi dengan cara membakar ulang, utamakan bagian dalamnya.
      tapi, lebih baik lagi pas beli pertama kali pilih kendi yg sudah bagus kekuatan, dan pembakarannya (nggak ringkih).

  2. Muhammad Ngafifi berkata:

    halah.. pertamax ra payu ndek blogku mbak.. :-D

    hemmm.. hok o po separah itu?
    perlu dikaji lagi deh.. tuing tuing
    kendiku masih di dalem kamar kok mbak.. belom berani naruh di luar, takut pecah ketendang orang

  3. lala berkata:

    maaf mau numpang nanya,.
    blh tau referensi ttg kendi tanah liat+kandungan tanah liat (klo ad),.
    buat bikin tgs,,
    trmksh sblmny

    *
    waduh.. saya juga kurang tahu..
    coba search aja.. maaf belum bisa membantu :-(

  4. belajarbizforex berkata:

    Mantap informasinya lengkap tentang kendi. Kebetulan baru beli kendi buat minum di kamar kalau lagi haus

  5. lucky chan berkata:

    Setelah beberapa minggu digunakan, kendi tersebut apakah harus dibersihkan? Bagaimana cara membersihkannya ? Memakai bahan apa?? mengingat lubangnya kecil…….

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s